Materi ISBD
1. Mengidentifikasi perlunya ISBD sebagai matakuliah MBB sebagai solusi problem sosbud.
Hakikat dan ruang lingkup ISBD
ISBD sebagai MBB
ISBD sebagai alternatif solusi problem sosbud
2. Memahami manusia sebagai mahluk berbudaya, beretika, dan berestetika
Hakikat manusia sebagai mahluk budaya
Apresiasi kemanusiaan dan kebudayaan
Etika dan Estetika budaya
Konsep-konsep dasar manusia
Problema kebudayaan
3. Memahami hakikat manusia sebagai individu dan mahluk sosial, dinamika dan dilema interaksi sosial
Hakikat manusia sebagai individu dan mahluk sosial
Fungsi dan peran manusia sebagai individu dan mahluk sosial
Dinamika interaksi sosial
Dilema kepentingan individu dan masyarakat
4. Memahami hakikat manusia dan peradaban, dan dinamika peradaban global
Hakikat peradaban
Mahluk beradab dan masyarakat beradab
Evolusi budaya dan wujud peradaban
Dinamika peradaban global
Problematika peradaban
5. Memahami hakikat manusia, keragaman dan kesetaraan dalam dinamika sosial budaya
Hakikat keragaman dan kesetaraanmanusia
Kemajemukan dalam dinamika sosial budaya
Keragaman dan kesetaraan sebagai kekayaan sosial budaya
Problematika keragaman dan kesetaraan
6. Memahami hakikat, fungsi, nilai, moral, dan hukum dalam upaya mendapatkan keadilan, ketertiban dan kesejahteraan masyarakat
Hakikat, fungsi, nilai, moral dan hukum
Keadilan, ketertiban dan kesejahteraan
Perwujudan masyarakat bermoral dan taat hukum
Problematika nilai, moral, dan hukum
7. Memahami hakikat dan makna sains, teknologi, dan seni, dan dampak dan pemanfaatan teknologi di Indonesia
Hakikat dan makna sains, teknologi, dan seni bagi manusia
Dampak penyalahgunaan IPTEKS pada kehidupan sosbud
Problematika pemanfaatan IPTEKS di Indonesia
8. Memahami hakikat dan makna lingkungan bagi kesejahteraan
Hakikat dan makna lingkungan bagi manusia
Kualitas penduduk dan lingkungan terhadap kesejahteraan
Problema lingkungan sosial budaya
Isu-isu penting tentang lintas budaya dan bangsa
Materi 2 Manusia dan kebudayaan
“Manusia sebagai makhluk yang berbudaya tidak lain adalah makhluk yang senantiasa mendayagunakan akal budinya untuk menciptakan kebahagiaan, karena yang membahagiakan hidup manusia itu hakikatnya sesuatu yang baik, benar dan adil, maka hanya manusia yang selalu berusaha menciptakan kebaikan, kebenaran dan keadilan sajalah yang berhak menyandang gelar manusia berbudaya”.
Fungsi akal dan budi bagi manusia
Dua kekayaan manusia yang paling utama adalah akal dan budi
Muncul tuntutan hidup yang lebih daripada makhluk lain
Dengan akal budinya manusia mampu mencipta, berkarsa dan berasa
Mampu mencipta benda-benda baru untuk memenuhi hajat hidupnya;
Baik yang bersifat jasmani Maupun rohani
KEMAMPUAN BERPIKIR YANG MENIMBULKAN ILMU PENGETAHUAN
Kehendak untuk hidup sempurna, mulia dan bahagia yang menimbulkan kehidupan beragama dan kesusilaan.
KARYA SENI / KESENIAN
RASA
KARSA
POTENSI BUDAYA
CIPTA
Pengertian Budaya dan Kebudayaan
• Budaya = Daya dari budi yang berupa cipta, karsa dan rasa.
• Kebudayaan = Hasil dari cipta, rasa dan karsa
Kebudayaan Berasal Dari Kata Sansekerta “BUDDHAYAH “ , yang merupakan bentuk jamak dari kata “BUDDHI” yang berarti budi atau akal. Dengan demikian kebudayaan dapat diartikan sebagai “hal-hal yang bersangkutan dengan budhi atau akal”
Culture, merupakan istilah bahasa asing yang sama artinya dengan kebudayaan, berasal dari kata latin “colere” yang berarti mengolah atau mengerjakan (Mengolah tanah atau bertani). Dari asal arti tersebut yaitu “colere” kemudian “culture” diartikan sebagai segala daya dan kegiatan manusia untuk mengolah dan merubah alam.
materi 3 (perubahan kebudayaan)
Realita dalam masyarakat terdapat 2 kekuatan berkenaan dengan perubahan kebudayaan, yaitu konservatisme dan keinginan akan perubahan
Faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan kebudayaan
Discovery dan invention
• Discovery dan invention adalah pangkal tolak dalam studi mengenai pertumbuhan dan perubahan kebudayaan, karena hanya dengan proses inilah unsur yang baru dapat ditambahkan kepada keseluruhan kebudayaan manusia.
• Menurut Linton, Discovery adalah setiap penambahan pada pengetahuan dan invention adalah penerapan yang baru dari pengetahuan.
• Basic invention
– Basic invention dapat diterangkan sebagi suatu peristiwa yang meliputi pemakaian prinsip baru atau kombinasi dari prinsip baru. Basic disini mempunyai arti, bahwa ia membuka kemungkinan akan adanya kemajuan dan menjadi dasar dari berbagai invention.
• Improving invention
– Artinya adalah memperbaiki penemuan yang telah ada
Difusi kebudayaan
• Difusi kebudayaan adalah proses penyebaran unsur kebudayaan dari satu individu ke individu lain, dan dari satu masyarakat ke masyarakat lain.
• Penyebaran dari individu ke individu lain dalam batas satu masyarakat disebut difusi intramasyarakat.
• Sedangkan penyebaran dari masyarakat ke masyarakat disebut difusi intermasyarakat.
• Difusi mengandung tiga proses yang dibeda-bedakan:
– Proses penyajian unsur baru kepada suatu masyarakat
– Penerimaan unsur baru
– Proses integrasi
Akulturasi
• Redfield, Linton, Herskovits: Mengemukakan bahwa akulturasi meliputi fenomena yang timbul sebagai hasil, jika kelompok – kelompok manusia yang mempunyai kebudayaan yang berbeda-beda bertemu dan mengadakan kontak secara langsung dan terus-menerus, yang kemudian menimbulkan perubahan dalam pola kebudayaan yang original dari salah satu kelompok atau pada kedua-duanya.
Gillin dan Gillin dalam bukunya Cultural Sociologi, Mengemukakan bahwa akulturasi adalah proses dimana masyarakat yang berbeda-beda kebudayaannya menglami perubahan oleh kontak yang lama dan langsung, tetapi dengan tidak sampai kepada percampuran yang komplit dan bulat dari dua kebudayaan itu.
• Dr. Koentjaraningrat, mengemukakan bahwa akulturasi adalah proses yang timbul bila suatu kelompok manusia dengan suatu kebudayaan tertentu dihadapkan dengan unsur dari suatu kebudayaan asing yang berbeda sedemikian rupa , sehingga unsur kebudayaan asing itu lambat laun diterima dan diolah ke dalam kebudayaa sendiri, tanpa menyebabkan hilangnya kepribadian kebudayaan sendiri.
Bentuk-bentuk kontak kebudayaan yang dapat meningbulkan proses akulturasi:
• Kontak dapat terjadi antara seluruh masyarakat, atau antar bagian-bagian saja dalam masyarakat, atau dapat pula terjadi antar individu-individu dari dua kelompok.
• Antar golongan yang bersahabat dan golongan yang bermusuhan
• Antar masyarakat yang menguasai dan masyarakat yang dikuasai
• Antar masyarakat yang sama besarnya atau antar masyarakat yang berbeda besarnya
• Antara aspek-aspek yang material dan yang non material dari kebudayaan yang sederhana dengan kebudayaan yang komplek, dan antar kebudayaan yang komplek dengan yang komplek pula.
Asimilasi
• Asimilasi adalah satu proses sosial yang telah lanjut dan yang ditandai oleh makin kurangnya perbedaan atara individu-individu dan anatar kelompok-kelompok, dan makin eratnya persatuan aksi, sikap dan proses mental yang berhubungan dengan dengan kepentingan dan tujuan yang sama.
• Faktor-faktor yang memudahkan asimilasi:
– Faktor toleransi
– Faktor adanya kemungkinan yang sama dalam bidang ekonomi
– Faktor adanya simpati terhadap kebudayaan yang lain.
– Faktor perkawinan campuran
UNSUR-UNSUR KEBUDAYAAN
Menurut Melville J. Herskovits
• Alat-alat teknologi
• Sistim ekonomi
• Keluarga
• Kekuasaan Politik
materi 4 (manusia sebagai mahluk sosial)
Manusia sebagai Individu
• Individu dalam bahasa Perancis berarti orang seorang.
• Kata ini mengacu pada manusia atau satu orang manusia. “In-dividere” berarti makhluk individual yang tidak dapat dibagi-bagi lagi. Kata sifatnya “individual”, menunjuk pada satu orang dengan ciri-ciri khas yang melekat pada dirinya dan sekaligus untuk membedakan dengan masyarakat. Ciri-ciri watak seorang individu yang konsisten, yang memberikan kepadanya identitas khusus, disebut sebagai “kepribadian”.


